Wednesday, January 27, 2021

Ekonomi Filipina Susut 9,5 Persen, Terburuk Sejak 1946

Pertumbuhan ekonomi Filipina menyusut 9,5 persen pada 2020. Itu merupakan yang terburuk sejak 1946 lalu.

Pertumbuhan ekonomi Filipina menyusut 9,5 persen pada 2020. Pandemi corona dinilai telah menghancurkan sektor ritel dan pariwisata Filipina.

Dikutip dari AFP, Penjabat Sekretaris Perencanaan Sosial Ekonomi Karl Kendrick Chua mengatakan walaupun tahun lalu pertumbuhan menyusut, dia optimisitis tahun ini akan kembali positif.

Dia menilai prospek tahun ini akan `menggembirakan`. Pasalnya, pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk menahan virus. Langkah tersebut terbukti telah menekan penyebaran virus corona dan pemerintah pun tengah bersiap untuk vaksinasi.

"Kami akan melihat lebih banyak aktivitas ekonomi dalam beberapa bulan mendatang," kata Chua, Kamis (28/1).

Upaya ini, menurut Chua akan mengarah pada pemulihan yang kuat sebelum akhir tahun saat pemerintah meluncurkan vaksin corona.

Otoritas Statistik Filipina mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) menyusut selama empat kuartal berturut-turut pada 2020. Pertumbuhan ekonomi Filipina pada 2020 menjadi pertumbuhan terburuk sejak pencatatan pertama pada 1946. Penyusutan ini pun mengakhiri lebih dari dua dekade pertumbuhan tahunan.

Akomodasi dan layanan makanan termasuk di antara sektor-sektor yang paling terpukul oleh lockdown dan menyebabkan jutaan pengangguran. Serangkaian topan dan letusan gunung berapi di negara yang rawan bencana alam itu juga menghancurkan tanaman perdagangan.

Awal pekan ini Presiden Rodrigo Duterte membatalkan keputusan gugus tugas virus corona untuk mencabut pembatasan pada anak-anak berusia 10 hingga 14 tahun.

"Pertumbuhan ekonomi akan sulit ditekan untuk membuat pemulihan yang lebih kuat jika anak-anak dan keluarga dilarang berpartisipasi dalam ekonomi karena hingga 50 persen dari penjualan ritel non-esensial didorong oleh pengeluaran keluarga," kata Chua.

Setelah langkah-langkah diambil, dia tidak melihat alasan mengapa ekonomi tidak dapat bangkit kembali.

"Tahun lalu akan dikenang sebagai tahun tersulit dalam hidup kita. Jalan di depan tetap menantang tetapi sekarang ada cahaya di ujung terowongan," kata Chua.

[Gambas:Video CNN]



0 komentar

Post a Comment