Saturday, January 4, 2020

Ini Dia Keindahan Wisata Titik Nol Kabupaten Bulukumba

Ujung Tebing Pantai Selatan Tanjung Bira, Kabupaten Bulukumba

Media Bulukumba, MASIH ada tempat menarik di kawasan wisata Pantai Tanjung Bira yang bisa ditemukan di sudut bentangan tanjung karang di kawasan obyek wsiata andalan di Kabupaten Bulukumba ini.

Bila kita mengeksplorasi ke bagian timur dan selatan kawasan obyek wisata ini maka ada dua titik yang bisa jadi obyek wisata baru di semenanjung Bira ini.  Di ufuk terselatan tanjung, terdapat prasasti atau penanda Titik Nol Kilometer Sulawesi Selatan yang berada di ketinggian 50 meter dari permukaan laut (mdpl).

Penanda 0 Kilometer itu berbentuk bundar yang terbuat dari lempengan baja dan tertanam di tanah. Ukurannya berdiameter sekitar 10 centimeter dan berwarna kecoklatan. Tempat ini tak begitu luas karena berada di ujung tebing yang menjorok ke laut. Hamparan laut di kiri dan kanan tanjung terlihat jelas. 

Di tempat ini juga terdapat sebuah nisan kuburan yang diatapi seadanya. Menurut tokoh masyarakat setempat, Syarifuddin, nisan itu bukan berarti pernah ada orang yang dikubur di tempat itu.

Apalagi, tanah yang dipijak di tempat itu adalah daratan berbatu yang berongga yang sangat keras serta mustahil membuat galian. Nisan itu diadakan warga sebagai simbol tempat peristirahatan seorang tokoh agama di Bira pada zaman dulu yang kemudian dijadikan beberapa warga sebagai tempat menggelar nazar atau hajatan ritual kepercayaan warga setempat.

Udara di ujung tanjung terselatan Bira ini cukup adem karena hembusan angin laut dan terdapat pepohonan teduh yang tidak terlalu tinggi. Pengunjung bisa bersantai dengan duduk berteduh di bawah pepohonan di lokasi tersebut. Kita bisa bebas memilih tempat untuk berfoto selfie dengan latar belakang lautan maupun pantai dengan gugusan tebing.
Di sisi timur, bisa terlihat jauh Pelabuhan Bira sementara di sisi selatan bisa terlihat  keberadaan tiga pulau yaitu Pulau Liukang Loe, Pulau Kambing, dan Pulau Selayar. Pulau Liukang Loe yang masih berada di wilayah administrasi Kabupaten Bulukumba paling jelas terlihat.

Pulau Kambing berada di antara Pulau Liukang Loe dan Kepulauan Selayar. Di sisi bagian utara Pulau Kambing menjadi sasaran empuk ombak lautan yang menghantam gugusan tebingnya. Kerasnya gelombang yang menghantam sisi pulau membuat pecahan ombak yang tinggi di sepanjang gugusan tebingnya.

Pemandangan itu masih bisa terlihat dari ujung terselatan Tanjung Bira. Pulau Kambing menutupi sebagian penampakan Pulau Selayar yang tampak kebiruan dari kejauhan. Kapal feri maupun perahu kecil bermesin juga bisa didapati melintas di perairan ini.

Bila ingin menguji adrenalin dan lokasi ekstrim di tempat ini, cobalah melangkah dan menggapai ujung tebing. Saat berada di ujung tebing mungkin akan terlintas hayalan jika Anda ibarat berada di ujung haluan geladak kapal.

Angin di ujung tebing, anginnya terasa lebih kencang. Hempasan ombak pun lebih terdengar di bawah tebing. Sebaiknya berhati-hati jika berada di ujung tebing berbatu tersebut karena sudutnya tidak begitu luas dan hanya terdapat tumbuh semak belukar yang rawan untuk dijadikan pegangan tangan.

Akses jalan

Untuk menjangkau lokasi Titik Nol Kilometer di ujung selatan Tanjung Bira ini tidak semudah dan senyaman menjangkau obyek wisata Pantai Bira. Perjalanan harus ditempuh dengan menyusuri hutan alami dan semak belukar yang tumbuh di atas tanah berbatu.

Saat Anda masuk ke dalam Kawasan Wisata Bira, Bulukumba, dan melawati pos, teruslah menyusuri jalan yang belum diaspal lalu berbelok kiri. Ikuti terus jalur yang ada. Lebar jalan hanya sekitar tiga meter sehingga hanya bisa dilalui satu arah jika menggunakan kendaraan roda empat.

Jalan masih berbentuk pengerasan. Kiri dan kanan jalan ditumbuhi pepohonan dan semak belukar tinggi yang bisa mengiris bodi mobil. Saat mendapati pertigaan jalan, kendaraan bisa diparkir dan dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri hutan sekitar 10 menit untuk menjangkau tebing pantai timur.

Sebaiknya minta bantuan atau ditemani warga yang sudah tahu lokasinya seperti meminta bantuan Pak Syarifuddin sebagai pengawas daerah wisata Tanjung Bira yang dipercayakan dinas pariwisata setempat.

Pantai timur

Di sisi timur kawasan Tanjung Bira ini terdapat lokasi yang juga bisa jadi obyek wisata baru yang asyik untuk kegiatan snorkeling atau diving. Terdapat pantai berpasir putih yang tak begitu luas di bawah gugusan tebing karangnya. Pantai itu sering jadi tempat singgah perahu mesin yang membawa wisatawan mengeksplorasi alam bawah laut di kawasan pantai timur Bira tersebut.



Dari tebing pantai timur ke tebing pantai selatan atau Titik Nol Kilometer berjarak sekitar 2 kilometer. Satu kilometer bisa dilanjutkan dengan berkendara dan 1 kilometer dengan berjalan kaki menuju lokasi Titik Nol Kilometer.   

Belum ada fasilitas penunjang wsiata di ujung terselatan tebing Tanjung Bira ini. Namun, dinas pariwisata setempat sudah berencana memoles tempat ini sebagai destinasi wisata baru di kawasan Tanjung Bira.

Akses jalan ke pantai timur dan menuju pantai ujung selatan tersebut memutari kawasan hutan Tanjung Bira hingga tembus ke lokasi obyek wisata Pantai Bira yang selama ini marak dikunjungi wisatawan pada akhir pekan dan hari libur. (*)

Tarif masuk kawasan Pantai Bira
*Rp 20 ribu per orang

*Parkir mobil Rp 10 ribu per unit


Source: https://makassar.tribunnews.com/










2 comments

  1. Serasa jalan2 ke tempat itu

    Selama ini q hanya mendengar daei cerita orang2.

    Makasih

    ReplyDelete
  2. mantep ni buat list liburan, semoga bisa ke sana

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon